Manfaat Vitamin D3 di Masa Pertumbuhan Anak
Vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita, termasuk bagi anak-anak. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor untuk membangun tulang dan gigi yang kuat.1 Untuk Anak, bagaimana cara mengonsumsinya dan berapa banyak dosis yang diperlukan agar pertumbuhan si kecil optimal? Simak penjelasannya berikut ini.
Manfaat Vitamin D3 Bagi Anak
Vitamin D3 sangat esensial untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi anak-anak agar kuat. Vitamin D tak hanya membantu menyerap kalsium dari sumber makanan ke tulang, tetapi banyak manfaat lainnya seperti:
- Mencegah penyakit riketsia nutrisional
Vitamin D3 sangat penting dalam mencegah penyakit riketsia nutrisi. Riketsia biasanya menyerang anak-anak berusia 6 bulan hingga 2,5 tahun. Gejalanya meliputi kelemahan otot, terlambatnya perkembangan motorik, pembesaran di area pergelangan tangan dan lutut, tungkai berbentuk O, perubahan bentuk kepala, pertumbuhan gigi menjadi lambat dan penurunan kepadatan tulang.3
- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Vitamin D3 ini diperlukan karena dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan dalam melawan infeksi dari bakteri, virus dan jamur. Selain itu, vitamin D3 juga membantu mencegah sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh sendiri serta mengurangi peradangan.6
- Meningkatkan suasana hati
Vitamin D3 memiliki peran pada kesehatan mental dan suasana hati karena dapat membantu pembentukan serotonin dan dopamin yang dikenal juga sebagai “happy hormones”. Selain itu, vitamin D3 mendukung kemampuan otak si Kecil untuk belajar, mengorganisir ingatan, dan beradaptasi dengan perubahan.6
Sumber Vitamin D3
Vitamin D3 bisa diperoleh dari:6
- Paparan sinar matahari. Kulit kita dapat mengubah sinar UVB dari matahari menjadi vitamin D3. Namun, jumlah produksi vitamin D ini berbeda-beda tergantung usia dan warna kulit. Meskipun sinar matahari merupakan sumber utama pembentukan vitamin D, paparan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
- Sumber makanan. Beberapa pilihan yang kaya D3 termasuk minyak hati ikan kod, salmon, trout, makarel, hati sapi. Beberapa jus buah dan susu nabati juga ditambahkan vitamin D3 untuk nilai gizi lebih.
- Suplementasi. Jika si Kecil tidak cukup mendapatkan asupan vitamin D3 dari sinar matahari maupun makanan, maka dapat diberikan suplementasi vitamin D3. Suplementasi Vitamin D3 tersedia dalam bentuk kapsul, gummies, dan tetes.
Efek Samping Vitamin D36
Vitamin D3 umumnya dianggap aman, tetapi terkadang dapat menyebabkan efek toksik jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, yang disebut sebagai hipervitaminosis D. Saat terjadi toksisitas vitamin D, keseimbangan mineral kalsium dapat terganggu. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai hiperkalsemia, di mana terlalu banyak kalsium menumpuk di dalam tubuh. Gejala yang mungkin muncul akibat hiperkalsemia antara lain:
- Gangguan pencernaan
- Mual
- Muntah
- Sembelit
Suplementasi Vitamin D3 Bagi Anak
Terdapat beragam sediaan suplemen vitamin D3 pada anak seperti tablet biasa, tablet kunyah, sirup, drops dan lain-lain. Selain suplemen mengandung vitamin D3, tidak jarang susu kemasan untuk anak sudah difortifikasi dengan vitamin D3. Artinya, Moms perlu menyesuaikan dosis harian vitamin D3 yang diberikan ke anak. Agar tidak salah, berikut ini anjuran dosis vitamin D3 untuk mencukupi kebutuhan harian Anak:5
- Bayi berusia di bawah 12 bulan membutuhkan 400 IU vitamin D setiap hari.
- Balita, anak-anak yang lebih besar, dan remaja membutuhkan 600 IU vitamin D setiap hari.
Karena vitamin D3 merupakan vitamin larut lemak, maka konsumsinya sebaiknya bersama dengan makanan. Berikan suplemen vitamin D pada anak di jam yang sama setiap hari. Jika memiliki pertanyaan atau kekhawatiran terkait kebutuhan vitamin D3 anak, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran yang tepat sesuai kondisi anak.
Vitamin D3 memiliki peran penting dalam masa pertumbuhan anak, terutama untuk membantu pembentukan tulang dan gigi yang kuat. Selain itu, vitamin D3 juga membantu mencegah penyakit seperti riketsia, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta mendukung kesehatan mental dan suasana hati. Anak-anak dapat memperoleh vitamin D3 melalui paparan sinar matahari, makanan, atau suplementasi jika diperlukan. Dengan konsumsi yang tepat, vitamin D3 dapat mendukung tumbuh kembang si kecil secara optimal, sekaligus menjaga kesehatannya di masa depan.
Artikel ini ditinjau oleh:
Team Medical Combiphar
Referensi:
- Foundation Health. The Benefits of Vitamin D for Children. Available at https://www.foundationhealth.org/our_community/fhp_healthbreak/the_benefits_of_vitamin_d_for_children. Retrieved: September 22, 2024.
- WebMd. Kids Vitamin D3 - Uses, Side Effects, and More. Available at https://www.webmd.com/drugs/2/drug-152054/kids-vitamin-d3-oral/details. Retrieved: September 22, 2024.
- IDAI. Perlukah Suplemen Vitamin D? Available at https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perlukah-suplemen-vitamin-d Retrieved: Oktober 8, 2024.
- Reumatologi. Vitamin D, Nutrisi Baru Yang Mengagumkan. Available at https://reumatologi.or.id/vitamin-d-nutrisi-baru-yang-mengagumkan/ Retrieved: Oktober 8, 2024.
- Healthy Children. Vitamin D For Babies, Children & Adolescents. Available at https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/vitamin-d-on-the-double.aspx Retrieved: Oktober 8, 2024.
- Very Well Health. Vitamin D3 Benefits for Glowing Skin, Heart Health, and More. Available at https://www.verywellhealth.com/vitamin-d3-5082500 Retrieved: Oktober 8, 2024.